Mutiara yang tak Pernah Usang

IMAM SYAFI’I rohimahulloh:

“Kita selalu mencela zaman ini, padahal (sebenarnya) pada diri kitalah aibnya dan tak ada aib pada zaman ini, kecuali kitalah orangnya. Kita selalu menghujat zaman ini, padahal tak ada dosa padanya. Andaikan ia mampu bicara, tentulah ia yang menghujat kita. Serigala saja tidak sampai hati, makan daging kawannya, tapi di depan mata, kita malah saling memangsa satu dengan lainnya,”

***

IMAM AHMAD rohimahulloh:

“Syariat Nabi Muhammad, adalah (apa yg terkandung dalam) sabdanya, dan sebaik-baik kendaraan (hidup) bagi seseorang adalah atsar-nya. Janganlah kau benci Hadits dan para ahlinya, karena pendapat (orang) itu ibarat malam, sedang hadits itu siangnya. Bisa jadi seseorang tidak tahu jalan petunjuknya, padahal matahari sedang terang benderang dengan sinarnya.”

***

SABIQ AL-BARBARIY rohimatulloh:

“Di dalam ilmu, terdapat kehidupan untuk hati penuntutnya sebagaimana bumi menjadi hidup ketika hujan menyiraminya.”

***

SHOLIH BIN HAYYAN AL-LAKHMIY rohimahulloh:

“Belajarlah, karena ilmu itu lebih menghias pemuda dalam berkata, dari pada sekedar pakaian yang mempesona (orang yang melihatnya).”

Iklan

About admin

Jika kata tak lagi bermakna lebih baik diam. (Masih) belajar Islam yang lurus dan benar. Cuma numpang sebentar di dunia. Silahkan duduk mari bicara. Lihat semua pos milik admin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: